PENGGUNAAN NILAI SKALA KEABUAN DARI CITRA WATERMARK SEBAGAI CETAK BIRU DARI VISIBLE WATERMARKING

Abstract:

Visible watermarking adalah salah satu proses pada pengolahan citra digital yang memproses dua buah citra.Satu citra sebagai citra utama dan yang lainnya adalah citra watermark. Citra watermark dilekatkan pada citra utama. Biasanya, proses visible watermarking dilakukan dengan proses image blending yang mencampurkan kedua citra. Pada kenyataan yang lain, citra watermark, yang telah diproses menjadi citra grayscale, mempunyai nilai intensitas yang bervariasi yang dapat dijadikan sebagai cetak biru dari watermark. Setiappiksel pada citra utama akan dinaikkan atau diturunkan sesuai dengan nilai piksel yang bersesuaian. Intensitas terkecil dari citra watermark dapat digunakan untuk menentukan titik proses penandaan, dan dapat digeser dengan nilai K yang ditentukan oleh operator. Dengan mempergunakan metode ini diharapkan citra yang diwatermark tetap memberikan informasi yang diperlukan tanpa terganggu adanya penempelan citra watermark pada citra tersebut secara kasat mata

Download Paper: semnasIF 2013 – Grayscale WatermarkingE-4

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>